Petunjuk Singkat tentang e-SPT PPh Pasal 21 Tahun 2014

Posted on Updated on

Mungkin banyak yang belum tahu bahwa Surat Pemberitahuan Masa PPh Pasal 21 akan mengalami perubahan format mulai 1 Januari 2014  sesuai dengan  Per-14/PJ/2013 tanggal 18 April 2013.

Salah satu perubahan mendasar yang harus diantisipasi sejak dini yaitu, kewajiban menggunakan e-SPT PPh Pasal 21 untuk Wajib Pajak dengan kategori tertentu sebagai berikut :

  1. Melakukan pemotongan PPh Pasal 21 atas pegawai tetap yang jumlahnya lebih dari 20 pegawai
  2. Mengeluarkan bukti potong PPh Pasal 21 dan/atau PPh Pasal 26 yang tidak final lebih dari 20 dokumen
  3. Mengeluarkan bukti potong PPh Pasal 21 final lebih dari 20 dokumen
  4. Melakukan penyetoran SSP atau bukti Pbk lebih dari 20 dokumen

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, dalam tulisan ini kami akan menguraikan tentang seluk beluk e-SPT PPh Pasal 21 Tahun 2014 yang telah kami uji coba dalam komputer kami (Windows7 dan Office 2010) beberapa hari yang lalu.

Instalasi Program

Software e-SPT PPh Pasal 21 dapat diperoleh dengan cara menghubungi KPP atau KP2KP terdekat dengan lokasi usaha Wajib Pajak, atau bisa didownload di situs http://www.pajak.go.id  di sini. Patch Update e-SPT PPh Pasal 21 dapat diunduh di sini

Sebelum melakukan instalasi pastikan komputer yang Anda gunakan memenuhi spesifikasi sebagai berikut :

  • Sistem Operasi berbasis Windows  (min. 98)
  • Microsoft Office Access
  • Microsoft .NET Framework 4.0
  • Crystal Report 12
  • VGA Resolution min.1280×768
  • Regional and Language Setting harus diatur pada negara Indonesia, default setting tidak diutak-atik

Setelah program e-SPT tersedia (biasanya terdiri dari 6 path total sebesar 226 MB), hal pertama yang dilakukan adalah melakukan ekstraksi program tersebut menjadi satu folder, yang akan berisi sebagai berikut :

eSPT21 1

Selanjutnya Anda harus menginstall Crystal Report for NET Framework 4.0, DotNetFX dan WIndowsInstaller 3.1 yang ada dalam folder tersebut. Setelah selesai maka Anda bisa melakukan instalasi dengan mengeklik Setup.

espt 21 2

Ikuti prosesnya sampai langkah terakhir.

Apabila berhasil maka tampilan e-SPT PPh Pasal 21 Tahun 2014 adalah sebagai berikut :

eSPT 21 3

Pengisian eSPT PPh Pasal 21
Setelah program e-SPT terinstal di komputer, Anda bisa melakukan koneksi database yang telah tersedia dan melakukan login dengan mengisi username : administrator  dan password : 123
espt21 login
Setelah itu silakan mengisi profil perusahaan Anda sesuai dengan data yang sebenarnya
ESPT21 PROFIL
Setelah profil terisi maka Anda bisa mulai membuat eSPT PPh Pasal 21 mulai Masa Pajak Januari 2014 cara klik Pilih SPT – Buat SPT Baru 
eSPT pilih masa pajak
Selanjutnya  klik Isi SPT, dan pilih Daftar Pemotongan Pajak (1721-I) – Satu Masa Pajak untuk mengisi daftar pegawai tetap yang mempunyai penghasilan di atas PTKP.
eSPT 21 isi 1
Isilah daftar pemotongan PPh Pasal 21 per pegawai tetap dengan cara klik Tambah, kemudian isilah perincian pemotongan PPh-nya sebagai berikut :
Espt ISI 2
Setelah mengisi perincian pemotongan PPh Pasal 21 untuk pegawai tetap, selanjutnya Anda dapat mengisi pemotongan PPh Pasal 21 untuk pegwai tidak tetap dan tenaga ahli, baik yang dikenakan PPh Tidak Final (1721-II) atau Final (1721-III)
BUKTI POTONG 1
Setelah semua pemotongan PPh terisi dalam eSPT maka Anda bisa membuka Induk SPT untuk melihat rekapitulasi pemotongan PPh Pasal 21 yang telah dilakukan
INDUK
Setelah data telah terisi dengan benar, maka Anda bisa menyimpannya. Berikutnya Anda harus mengisi daftar pembayaran baik yang berupa SSP atau Bukti Pemindahbukuan (Pbk) dengan meng-klik Isi SPT – Daftar SSP/PBk
SSP
Pelaporan SPT
Setelah pengisian eSPT PPh Pasal 21 selesai, maka hal terakhir yang harus Anda lakukan adalah pelaporan eSPT PPh Pasal 21 ke KPP atau KP2KP terdekat.
Di program eSPT Anda pilih CSV – Pelaporan SPT, kemudian pilih masa pajak yang akan dilaporkan dan kemudian Buat File CSV :
CSV 1
Kemudia simpan file CSV tanpa mengubah nama file ke dalam PC kemudian Anda bisa copy paste ke dalam flashdisk untuk dilaporkan ke KPP atau KP2KP disertai dengan Induk SPT yang telah ditandatangani dan SSP lembar ketiga sebagai bukti pembayaran pajak.
Hal-hal yang Perlu Diperhatikan
  1. Pastikan komputer Anda memenuhi persyaratan spesifikasi yang ditentukan.
  2. Mengingat program ini masih baru, maka dimungkinkan akan ada update program di kemudian hari demi kesempurnaan program eSPT PPh Pasal 21.
  3. Perhatikan batas waktu pembayaran (tanggal 10 bulan berikutnya) dan batas waktu pelaporan (tanggal 20 bulan berikutnya) untuk menghindari sanksi administrasi perpajakan.
  4. Untuk Wajib Pajak yang tidak memenuhi kriteria tertentu masih diperbolehkan menggunakan formulir cetak (hardcopy) yang dapat diperoleh di sini
  5. Untuk Masa Pajak Desember, ada kewajiban pembuatan Formulir 1721 A1/A2 yang belum dijelaskan dalam uraian tersebut di atas.

Untuk lebih memudahkan Anda dalam melakukan installasi dan pengisian eSPT PPh Pasal 21-26 Tahun 2014, berikut kami sediakan tautan atau link video tutorial yang kami peroleh dari twitter KPP Pratama Surabaya Tegal Sari di @KPP607. Semoga lebih membantu.

  1. Tutorial instalasi e-SPT  —> https://t.co/KuX8l8uYNz
  2. Tutorial ubah database —> https://t.co/BrkRdgrnE0
  3. Tuorial isi profile WP —> https://t.co/U5r3o2Voju
  4. Tutorial membuat e-SPT baru –> https://t.co/FUVBTE9cEe
  5. Tutorial input pegawai tetap bulanan —> https://t.co/KaaHJIaAOl
  6. Tutorial input pegawai tidak tetap —> https://t.co/FahTLmkdzK
  7. Tutorial input pembayaran SSP — https://t.co/plEjRkt4n7
  8. Tutorial impor Bukti Potong pegawai tidak tetap —> https://t.co/Z1cgsUC5HP
  9. Tutorial input pemotongan PPh atas pegawai tidak tetap di bawah PTKP —> https://t.co/dITHQtxkvx
  10. Tutorial pencetakan SPT/Bukti Potong —> https://t.co/SmFvj4vcem
  11.  Tutorial input SPT bulan Februari — https://t.co/UntjYa45XE
  12. Tutorial impor pemotongan PPh tidak Final bulan Februari dst —> https://t.co/IjcEYm89Mz
  13. Tutorial input SPT bulan Desember —> https://t.co/m62npW2tVP

Demikian tulisan ini, semoga bisa membantu Anda dalam melaksanakan kewajiban perpajakan demi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Untuk pertanyaan atau kritik dan saran bisa melalui email kp2kppelaihari@gmail.com atau melalui twitter di @KP2KP_Pelaihari. Untuk pertanyaan yang sifatnya teknis dan butuh penelasan yang mendetail, Anda bisa langsung menghubungi AR di KPP tempat perusahaan Anda terdaftar.

 

 

Terima Kasih

Sigit Raharjo (KP2KP Pelaihari)

About these ads

211 thoughts on “Petunjuk Singkat tentang e-SPT PPh Pasal 21 Tahun 2014

    jali said:
    December 17, 2013 at 5:29 am

    Mantep..mantep…om

    fajar said:
    December 17, 2013 at 2:16 pm

    wuihhh… ahli eSPT bagi2 ngelmu…

    aryausedwibawa said:
    January 8, 2014 at 8:00 pm

    pa dimana saya bisa mendapatkan panduan lengkap pengisian espt 21? soalnya yg di dalam aplikasi tidak lengkap?? btw ini kpp pelaihari di kalsel kah?? tks sbelumnya

      suluhpelaihari responded:
      January 21, 2014 at 3:28 am

      petunjuk pengisian ada dalam sofware aplikasinya. Benar, ini Pelaihari Kalimantan Selatan

        tINA said:
        February 25, 2014 at 5:28 am

        GIMANA YA CARA ESPOR DATA BULAN JANUARI KE BULAN FEBRUARI ?

    Anonymous said:
    January 16, 2014 at 5:42 am

    Kenapa pas mau login ke database tidak bisa ? Padahal sudah diisi “administrator” dan password 123. Thanks

      suluhpelaihari responded:
      January 21, 2014 at 3:28 am

      Seharusnya bisa, karena sudah saya coba dan berhasil. Mungkin dicoba lagi

      Anonymous said:
      February 5, 2014 at 6:52 am

      isi administratornya harus huruf kecil semua baru bisa

    Nina said:
    January 17, 2014 at 7:22 am

    pas mau dicetak ada report crystal report form viewer”load report failed”?? itu knp iya pak?

      suluhpelaihari responded:
      January 21, 2014 at 3:29 am

      File crystal report di folder software aplikasi diinstall dulu

        Yuyun SR said:
        February 13, 2014 at 10:09 pm

        Sy jg mempuyai problem yg sama denga ibu nina tidak bisa cetak induk ssp cara instalya bagaimana terima kasih

    ekapranastiti said:
    January 22, 2014 at 12:04 am

    Saya mau bertanya:
    1. Bagaimana menginput daftar pegawai tetap di masa pajak berikutnya,yang kalau dimasukkan NPWP sudah langsung muncul namanya? Bisa tidak atau harus manual satu-satu?
    2. Bagaimana cara mencetak form 1721-I? Saya coba ngprint, yang bisa diprint hanya induk SPT?
    Terima kasih..

      suluhpelaihari responded:
      January 24, 2014 at 3:35 am

      1. Bisa menggunakan impor file dengan file excel yang ada dalam program files
      2. Untuk masalah ngeprint dulu memang ada masalah, selanjutnya anda harus install patch update-nya. Linknya sudah tersedia di atas

      terima kasih

        ija said:
        February 10, 2014 at 9:51 am

        untuk jawaban no. 2, saya sudah update dgn patch yg tersedia namun masih gagal untuk print form 1721-I maupun 1721-IV.
        Mohon petunjuk nya!

        suluhpelaihari responded:
        February 11, 2014 at 2:10 am

        Coba lakukan instal ulang Crystal Reportnya, kalau masih ada masalah silakan hubungi AR di KPP tempat Anda terdaftar.

        Terima kasih

    Rudi gresik said:
    January 23, 2014 at 5:36 am

    bisa minta alamat gmailnya pak….. makasih

      suluhpelaihari responded:
      January 24, 2014 at 3:36 am

      Iki Muh Ali Nuruddin ya ?

        Rudi gresik said:
        February 13, 2014 at 8:56 am

        betul pak

    Iwan said:
    January 24, 2014 at 2:44 am

    Pak, apakah e-spt 2014 bisa multi database?.

      suluhpelaihari responded:
      January 24, 2014 at 3:36 am

      Bisa. Anda bisa mengcopy file database kosong yang telah tersedia dalam folder program files/djp

      terima kasih

    Kristin Ou said:
    January 24, 2014 at 7:59 am

    Reblogged this on oukristin.

    yanti said:
    January 24, 2014 at 9:37 am

    Untuk memasukkan NPWP nya kok tidak bisa ya,

      suluhpelaihari responded:
      January 27, 2014 at 4:06 am

      Coba lagi, mungkin Anda salah saat memasukkan NPWP

    SUSILO said:
    January 24, 2014 at 12:21 pm

    Menu referensi untuk apa ?

      suluhpelaihari responded:
      January 27, 2014 at 4:07 am

      Referensi itu semacam petunjuk kode-kode dan daftar pegawai yang pernah diinput, untuk memudahkan pengisian

    PD. BPR BKK Demak said:
    January 27, 2014 at 3:50 am

    Bagaimana cara mengisi data Dewan pengawas yg tdk merangkap sbg peg.tetap?

      suluhpelaihari responded:
      January 27, 2014 at 4:09 am

      Dewan pengawas yang tidak merangkap pegawai tetap bisa dimasukkan dalam Bukti Potong Tidak Final (1721-II) dengan Kode Objek Pajak 21-100-10

      Terima kasih

    PD. BPR BKK Demak said:
    January 27, 2014 at 7:55 am

    bagaimana cr mengisi dasar pengenaan pajak ? trims

      suluhpelaihari responded:
      January 29, 2014 at 3:18 am

      Dasar pengenaan pajak diisi dengan jumlah penghasilan bruto atau honor/upah yang dibayarkan kepada karyawan/tenaga ahli

        sismon sinaga (@SismonSinaga) said:
        August 29, 2014 at 8:20 am

        sismon
        mau tannya donk
        yang dinamakan penghasilan bruto itu apakah sudah masuk semua tunjangan dan Bonus :

    rizky maulidi said:
    January 28, 2014 at 4:30 am

    kalau kita salah memasukkan nomer npwp perusahaan kita caranya ganti gimana yah???

      suluhpelaihari responded:
      January 29, 2014 at 1:32 am

      Bisa diedit di eSPT bagian profil, terus simpan

    Anonymous said:
    January 28, 2014 at 7:52 am

    kalo untuk pegawai tetap, apakah harus sudah mempunyai NPWP pak..thx

      suluhpelaihari responded:
      January 29, 2014 at 1:33 am

      Pegawai tetap boleh tidak mempunyai NPWP tapi dia kena tarif 20% lebih tinggi dari pegawai yang mempunyai NPWP

        Sri bud said:
        February 17, 2014 at 4:21 am

        untuk pegawai tetap tidak punya npwp, pph yang terhutang otomatis menghitung 120% atau gimana pak?

        suluhpelaihari responded:
        February 21, 2014 at 4:01 am

        untuk pegawai tetap, jumlah PPh-nya tidak otomatis, jadi berdasarkan perhitungan yg dibuat WP

    irna said:
    January 28, 2014 at 11:14 am

    saya install di komputer dengan 64bit, ada masalah pada saat mencetak, bagaimana solusinya?

      suluhpelaihari responded:
      January 29, 2014 at 1:34 am

      Untuk yg komputer 64bit, Anda tetap harus menginstall CrystallReport untuk yg 32bit. Setelah itu mohon dilakukan patch update. Linknya sudah ada di bagian atas

    debby said:
    January 29, 2014 at 3:56 am

    apakah saya wajib menggunakan espt pph 21 padahal kan peg. tetap hanya 1 dan tdk tetap nya 84 org ?cara mengisi peg. tidak tetapnya bagai mana thx

      suluhpelaihari responded:
      February 4, 2014 at 2:46 am

      Karena ada 84 pegawai tidak tetap yang wajib dibuat bukti potongnya maka wajib menggunakan aplikasi e-SPT ini. Bukti potong untuk pegawai tidak tetap bisa dibuat di bagian Isi SPT ->Daftar Bukti Potong.

        Anonymous said:
        February 21, 2014 at 4:25 am

        kalau pegawai tetap ada 7 orang dan tidak tetap ada 17 orang, apakah wajib e-SPT 21 juga?

    Tarsy Viraldo Samuel said:
    January 29, 2014 at 5:29 am

    Program PPh 21 versi 2.0 tidak membawa kemudahan bagi penggunnya, pas sosialisasi bukanya memberitahu cara pengisian malah cara penginstallannya. ANEH

      suluhpelaihari responded:
      February 4, 2014 at 2:47 am

      Mungkin untuk lebih jelasnya, Anda bisa minta bantuan AR Anda di KPP. Terima kasih

    tanto said:
    January 29, 2014 at 7:40 am

    Mohon maaf pak…saya mau tanya, apa perbedaan secara teknis pelaporan pph 21 masa tahun sebelumnya dengan tahun 2014 (selain bentuk formulirnya yang berbeda) trmksh.

      suluhpelaihari responded:
      February 4, 2014 at 2:48 am

      Teknis pelaporannya sama saja cuma untuk yang menggunakan eSPT wajib menyerahkan data csv-nya. Terima kasih

    reski said:
    January 30, 2014 at 3:27 am

    Mau tanya pak. pada saat input “bukti potong tidak final”, dan cara pembayaran “tidak bulanan”, kenapa “jumlah hari kerja” tidak bisa diisi dengan angka lebih dari “28”? Di isi 29, 30 atau 31, angkanya selalu kembali ke 28. Tetapi misal di isi dibawah 28, programnya bisa.

    Terima kasih banyak sebelumnya

      suluhpelaihari responded:
      February 4, 2014 at 3:14 am

      Maaf saya tidak bisa menjawab pertanyaan ini, dari programnya sudah disetting begitu. Nanti akan saya teruskan ke bagian IT di Kantor Pusat DJP. Terima kasih

      gresik gresik said:
      February 4, 2014 at 3:28 pm

      kalau lebih dari 28 hari berarti sudah dibayar dengan cara “bulanan”, 29/30/31 kan berarti sudah satu bulan. makanya sistem akan menolak cara pembayaran “tidak bulanan” jika harinya lebih dari 28.

        suluhpelaihari responded:
        February 11, 2014 at 1:43 am

        Berdasarkan keterangan dari Programmer aplikasi ini nanti akan ada penyempurnaan

    dina said:
    January 30, 2014 at 5:07 am

    Pak,kalau pegawai tetap yang tidak mempunyai npwp tp kena ptkp,bagaimana cara
    input nya,soalnya waktu sy masukan npwp tidak boleh kosong,mksh

      suluhpelaihari responded:
      February 4, 2014 at 3:13 am

      NPWP diisi 00.000.000.0-xxx.000.
      xxx diisi dengan kode kpp. Terima kasih

        Desy said:
        February 10, 2014 at 4:08 am

        pak, kalau pegawai tdk tetap yg tdk mempunyai NPWP tp kena ptkp, bagaimana cara inputnya ?
        terimakasih.

    pkus said:
    January 30, 2014 at 11:25 am

    Tenye Pak.. saya ngisi penghasilan bruto kok potongan oajaknya kok masin 0, kenapa ? dan bagaimana cara mengatasinya, tks

      suluhpelaihari responded:
      February 4, 2014 at 3:12 am

      Untuk pegawai tetap, pajaknya diisi manual berdasarkan perhitungan yg dilakukan WP. Terima kasih

    Yusro Muhamad said:
    January 31, 2014 at 2:51 am

    Mau tanya Pak Sigit Raharjo
    Saya sudah instal e-SPT PPH 21 2014, tapi begitu mau cetak aplikasi tidak bisa. program e-Spt PPH 21 2014 komputer minta closing program, kira kira apa masalahnya apa salah instal

      suluhpelaihari responded:
      February 4, 2014 at 3:08 am

      coba lakukan patch update. SIlakan download di sini http://www.pajak.go.id/content/patch-e-spt-pph-pasal-21-versi-21

        Faishal Al-Batawie said:
        February 13, 2014 at 3:14 am

        patch e-spt pph pasal 21 vversi 2.1 merubah format csv yg versi 2.0 ga?? Kalo merubah harus buat format csv baru lagi. Repot bgt. Padahal baru keluar.

        suluhpelaihari responded:
        February 21, 2014 at 4:02 am

        Tidak mengubah

    Mochamad Syafrudin said:
    January 31, 2014 at 5:33 pm

    GA BISA DI CETAK KENAPA TUH
    SAYA PAKAI WIN 7 64

      suluhpelaihari responded:
      February 4, 2014 at 3:09 am

      Coba install crystal report untuk 32 bit juga lalu lakukan patch update, linknya ada di komen sebelum ini. Terima kasih

    Ari Supriyanto said:
    February 3, 2014 at 9:50 am

    Pak kalo laporan Pph21 tahun 2013 yang dilaporkan 2014 pake e-spt gimana caranya,
    soale sdh laporan pake print hardcopy tidak di terima KPP mereka mau yg pake e-spt/csv
    please let me know…thanks….

      suluhpelaihari responded:
      February 4, 2014 at 3:10 am

      Untuk SPT tahun 2013 yang dilaporkan setelah tanggal 20 Januari 2014, maka wajib menggunakan aplikasi e-SPT jika syaratnya jumlah pegawai/bukti potong lebih dari 20

        Ari Supriyanto said:
        February 4, 2014 at 9:20 am

        memang laporan kami telat dan kami siap bayar denda,
        caranya, step by step gimana toong pak,

        Ari Supriyanto said:
        February 4, 2014 at 9:22 am

        tolong pak

        suluhpelaihari responded:
        February 11, 2014 at 1:24 am

        Step by stepnya sudah dijelaskan di blog ini. Sama saja tinggal pilih masa pajaknya dan untuk bikin 1721 A1-nya Anda bisa hubungi AR di KPP Anda terdaftar.

      Faishal Al-Batawie said:
      February 13, 2014 at 3:17 am

      Langsung bulan desember aja masukan cs jika impor. Kalau tetap 1 tahun di rekap. Bs sharing ke faishal.abd@gmail.com.

        Faishal Al-Batawie said:
        February 13, 2014 at 3:43 am

        maksudnya impor bulan desember aja untuk laporan bulanan. Untuk karyawan tetap baru impor setahun.

    Agung Prakoso said:
    February 4, 2014 at 1:45 am

    Pertanyaan saya kalo Belum wajib menggunakan E spt cara ngisinya gmana ya?Peg Tetap Cuma 6 Orang
    Mohon Sarannya.

      suluhpelaihari responded:
      February 4, 2014 at 3:11 am

      Menggunakan formulir biasa dan diisi secara manual. Terima kasih

    Anonymous said:
    February 4, 2014 at 2:24 am

    Apakah SSP-nya pake manual atau SSP yg di eSPT? bgmn cara mencetak SSP yg di eSPT? Trimakasih

      Lya Ermawati said:
      February 4, 2014 at 2:26 am

      Apkh SSP-nya pake manual atau SSP yg ada di eSPT? Bgmn cara mencetak SSP yg ada di eSPT? trimakasih

        suluhpelaihari responded:
        February 4, 2014 at 3:11 am

        SSP disi secara manual. Terima kasih

    Yuliati Widjaja said:
    February 4, 2014 at 4:43 am

    Pak, mau nanya, kalau punya pegawai tetap 25 orang, tapi yang di atas ptkp 5 orang, sisanya nihil.
    Apakah lapornya tetap harus pakai e spt +csv atau boleh pakai manual saja?

    Thx

      suluhpelaihari responded:
      February 4, 2014 at 4:51 am

      Yang wajib adalah yang melakukan pemotongan PPh Pasal 21 atas pegawai tetap yang jumlahnya lebih dari 20 pegawai. Kalau di bawah PTKP otomatis tidak dilakukan pemotongan PPh Pasal 21.

      Terima kasih

    Panca said:
    February 5, 2014 at 3:48 am

    mau tanya pa, bagaimana cara isi E-SPT utk masa desember? thanks

    gustiar siagian said:
    February 5, 2014 at 6:31 am

    Pak.
    Saia mau tanya, untuk pegawai harian yg non npwp, apakah harus di input seperti pegawai tetap?
    Saia sudah coba, tp tidak bisa.
    Tolong y pak.

      suluhpelaihari responded:
      February 11, 2014 at 1:45 am

      Pegawai harian diisi di bagian Daftar Bukti Potong Tidak Final. Terima kasih

    wiwid said:
    February 5, 2014 at 8:39 am

    saya mau tanya : Bagaimana cara untuk impor data karyawan dari excel ke espt pph ? mohon dibales thanks

    wonogiri said:
    February 5, 2014 at 8:43 am

    saya mencoba membuat bukti potong untuk karyawan tetap melalui menu :isi spt-> Daftar Pemotongan Pajak (1721-I)->Satu Masa Pajak->Tambah
    akan tetapi nilai pajak yang dipotong tidak otomatis muncul seperti e spt pada versi sebelumnya, apakah memang demikian adanya pak?
    apakah jika menggunakan skema import bukti potong hal serupa juga terjadi pak ? (maksudnya kita memang harus menghitung nilai pajak secara manual)
    terima kasih

      Nadya Aulia said:
      February 7, 2014 at 6:29 am

      kalo u/ pegawai tetap tidak otomatis keluar angka harus d’isi dgn perhitungan WP sendiri..
      kalo u/ pegawai tidak tetap langsung isi di >>Isi SPT>>Daftar Bukti Potong>>Tidak Final (1721-II)

      suluhpelaihari responded:
      February 11, 2014 at 1:48 am

      Untuk pegawai tetap jumlah pajaknya memang harus diisi manual sesuai perhitungan yang dibuat WP.

      Thanks

    Raf said:
    February 6, 2014 at 7:57 am

    saya sudah menginstal eSPT 21 PPh v2.1 di Win 7 32bit
    tapi ada tampilan
    unhandled exception has occured in your application.
    could not find a part of the path ‘D:\pajak\ . . .

    mohon bantuannya gan

    Nasrun Chafid said:
    February 7, 2014 at 2:15 am

    Saya sudah Patch Versi 2.1 tapi menu cetak Form 1721-I dan 1721-II disebelah mana ya?

      suluhpelaihari responded:
      February 11, 2014 at 1:49 am

      Di bagian kanan bawah.

      Thanks

        Lenny said:
        February 12, 2014 at 6:46 am

        Maaf Pak…
        Utk menu cetak formulir 1721-I dan 1721-II nya tidak ada..

        Yang ada cuma cetak spt induk..
        Apa ada kesalahan install..??

        Thanks..

    gothan said:
    February 7, 2014 at 5:30 am

    tanya pak, sy gagal import data csv utk daftar BP bulanannya.. edit CSV nya gagal terus. ada solusi nya ga pak? agar dapat melakukan cek n ricek thdp data yg diinput..

    Nabiel said:
    February 7, 2014 at 9:55 am

    Apakah e-SPT ini bisa digunakan oleh lebih dari 1 profile? jika ya bagaimana caranya? jika tidak, bagaimana solusinya agar e-spt ini dapat melaporkan 2 SPT dari NPWP yang berbeda? terimakasih

      suluhpelaihari responded:
      February 11, 2014 at 1:41 am

      Bisa. Anda bisa mencopy database kosong yang ada di folder Program Files/DJP/ESPT Masa 21-26 2014/db/db kosong. Terima kasih

    Raf said:
    February 7, 2014 at 1:53 pm

    saya sudah download aplikasi v 2.1 telah diinstal, pas saya mau login malah muncul begini “tidak dapat membaca database. Download database Access Engine di http://www.microsoft.com/en-us/download/details.aspx?id=13255. mohon bantuannya yah. (note komputer saya versi windows 7 32 bit dan ms office 2007). makasih.

      imam w said:
      February 8, 2014 at 5:50 am

      Ms office (database) anda tidak suport, harus di update dulu dialamt yang anda tulis diatas. pasti office anda di bawah offic3 2010

        suluhpelaihari responded:
        February 11, 2014 at 1:38 am

        Benar, kemungkinan ada masalah di accesnya. Untuk lebih jelasnya Anda bisa menghubungi AR di KPP Saudara terdaftar.

      D. Prameswara said:
      February 13, 2014 at 8:54 am

      Agan coba install saja dari link itu. Saya coba dan berhasil.
      Kelihatannya tidak harus install Microsoft Office Access, Engine nya saja sudah cukup.
      Saya coba di Win XP

        suluhpelaihari responded:
        February 21, 2014 at 4:03 am

        Betul, bisa dengan engine-nya saja

    ANTOK said:
    February 8, 2014 at 5:31 am

    Pak, setelah mengisi administrator dan password, ditanya isi NPWP. setelah diisi NPWP ada pesan error NPWP harus 15 digit. Bagaimana solusinya pak?

      Anonymous said:
      February 8, 2014 at 8:36 am

      Berbagi saja.saya juga seperti itu kemarin
      .mungkin di setingan computer
      cara:control panel // regional and Language//customize// coba digit grouping diganti..
      semoga berhasil

        suluhpelaihari responded:
        February 11, 2014 at 1:28 am

        Pastikan dulu NPWP yang Anda masukkan adalah benar dan lengkap 15 digit. Terima kasih

    Anonymous said:
    February 8, 2014 at 8:33 am

    Bapak …
    masih Bingung dengan cara cetak 1721 I dan 1721 II,,,,
    harus darimana mulainya, sudah ke versi 2.1 ….
    Bingung,,, Bingung

    Terimakasih

      suluhpelaihari responded:
      February 11, 2014 at 1:29 am

      Coba Anda lakukan install lagi Crystal Report dan settingan printernya. Jika masih bermasalah, silakan hubungi AR di KPP tempat Anda terdaftar. Terima kasih

    Anonymous said:
    February 10, 2014 at 6:18 am

    terima kasih share ilmu nya.. saya mau tny sdkt detail.. jika karyawan nya banyak, ada ga uploader nya? karena makan waktu bgt klo harus input manual satu per satu. kl ada uploader nya, boleh di share juga.. makasih

      Anonymous said:
      February 10, 2014 at 6:30 am

      oia pak.. data karyawan saya ini adlh karyawan asing yang perhitungannya menggunakan diem salary. ada uploader nya ga ya? thanks

      suluhpelaihari responded:
      February 11, 2014 at 1:27 am

      Bisa dengan impor file. Coba dilihat video tutorial berikut : https://t.co/plEjRkt4n7

    Anonymous said:
    February 10, 2014 at 6:44 am

    Sangat membantu sekali…thanks

      suluhpelaihari responded:
      February 11, 2014 at 1:26 am

      Terima kasih

    Desy said:
    February 10, 2014 at 7:41 am

    pak, kalau pegawai tdk tetap yg tdk mempunyai NPWP tp kena ptkp, bagaimana cara inputnya ?
    terimakasih.

      suluhpelaihari responded:
      February 11, 2014 at 1:24 am

      NPWP diisi 00.000.000.0-000.000

        Anonymous said:
        March 15, 2014 at 3:22 am

        sudah diisi seperti itu malah keluar error NPWP Tidak boleh kosong itu bagaimana solusinya?

    haroldw said:
    February 10, 2014 at 9:48 am

    kalau tidak bisa mencetak SPT apakah bisa memakai Hardcopy manual untuk pelaporan SPT dan tetap memasukan data csv di flashdisk…

      suluhpelaihari responded:
      February 11, 2014 at 1:25 am

      Kalau tidak bisa mencetak, coba Anda instal ulanga Crystal Reportnya dan lakukan patch update, atau lihat dulu settingan printernya. Thanks

    DhonaSasindra said:
    February 11, 2014 at 6:26 am

    Siang pak,
    saya sdh sampai pengisian terakhir unt membuat pelaporan SPT, lah ada kesulitan dimana sy meng-input pembuatan CSV untuk pelaporan SPT, sy klik Januari Th. 2014 dan trakhir klik kolom cari itu tdk muncul2, maka sy tdk bsa input data ke pembuatan file CSV.

    yang saya tanyakan apakah itu ada kaitannya di SPT sy yaitu SPT masa Januari Th. 2014 Pembetulan 1 itu tdk bsa d buat CSV nya? dan jk iya apa sy harus buat SPT Normalnya shgga ada ekspor-impor data yg sdh ada??

    atau dikarenakan yg lainnya..

    tolong jawabanya pak, terimaksih banyak..

    selamat siang.

    —Dhona.PT.LintasSaranaNusantara.Sby–

      suluhpelaihari responded:
      February 11, 2014 at 8:53 am

      waktu bikin csv harusnya sudah muncul masa pajak yg akan dibuat csv di kotak di bawah “cari”.

    jenny said:
    February 11, 2014 at 10:36 am

    Minta petunjuknya dong pak, saya sudah input smpe final sesuai petunjuk dalam e-spt ini, namun masih ada kendala. Espt yg mau dilaporin adalah Desember 2013. Tapi setelah save file ke PC malah bentuknya exell dan hasilnya berantakan, semacam kode program gitu, gak ngertilah apa maksudnya. Pernah staff saya bawa file itu ke KPP tp disana malah gak bisa dibuka. Ditunggu saranya yg paling jitu ya pak.

      suluhpelaihari responded:
      February 13, 2014 at 3:01 am

      File csv (excel) yang muncul dalam aplikasi ini adalah file yg dienkrepsi, sehingga kalau dibuka hasilnya berantakan. File csv yang kita laporkan tidak boleh dibuka dan direname. Terima saja apa adanya.

      Terima kasih

    Buyung said:
    February 11, 2014 at 3:30 pm

    Mohon petunjuk.

    Pak, saya sudah install semua yang disarankan.
    Akan tetapi untuk Form 1721-I tidak ada menu cetaknya !
    Apakah memang tidak perlu dilampirkan Form tsb ?

    Terima kasih.

      Faishal Al-Batawie said:
      February 13, 2014 at 2:52 am

      Klo ga salah form 1721-I akan muncul jika input bulan desember untuk laporan tahunan.

      suluhpelaihari responded:
      February 13, 2014 at 3:00 am

      Form 1721-I tidak perlu dicetak, untuk pelaporan cuku induknya dan file csv saja

      Terima kasih

        Buyung said:
        February 13, 2014 at 2:14 pm

        Sebelumnya terima kasih atas penjelasan Bapak.

        Tetapi sekarang muncul masalah baru.
        Masalah tsb adalah Laporan Induk masa pajak Desember 2013 (belum terlapor karena cuaca buruk dan banjir). :(
        Permasalahannya adalah ketika saya mau cetak laporan induk Masa Des’ 2013, tetapi form induk tsb kosong.
        Setelah tanya sana sini, jawaban nya adalah memang benar seperti itu alias SPT Induk untuk masa Des` 2013 dari sistem dikosongkan.

        Apakah benar pernyataan tsb Pak ?

        Buyung said:
        February 13, 2014 at 2:22 pm

        Pak, Kalau Form 1721-I tidak perlu dicetak kenapa tanda centang muncul otomatis di Laporan induk yach ?

        suluhpelaihari responded:
        February 19, 2014 at 1:43 am

        Tanda centang otomatis muncul karena itu yg akan dibaca oleh aplikasi loader di TPT.

        Terima kasih

    Anonymous said:
    February 12, 2014 at 7:20 am

    mohon informasi..
    apakah untuk pelaporan SPT Masa Pajak Penghasilan Pasal 21 dan/ Pasal 26 mulai tahun 2014 untuk ukuran kertasnya ada ketentuan tersendiri? ataukah kita bebas cetak pakai ukuran kertas apapun.
    terima kasih sebelumnya

      suluhpelaihari responded:
      February 13, 2014 at 2:59 am

      Default setting kertasnya F4 agar sesuai dengan formulir harcopynya

      Thank

    herry said:
    February 12, 2014 at 8:19 am

    mohon bantuan,

    waktu saya input pgawai dgn npwp (nol) tidak diterima oleh sistem. Lalu ada pendapat dr Bpk harus pakai 00.000.000.0-xxx.000 (xxx=kode kpp) tp hanya bisa 1 pegawai Pak, selanjutnya tidak diperbolehkan lagi. Bgm solusinya Pak ? terima kasih

      jenny said:
      February 12, 2014 at 11:24 am

      Pertanyaanku tempo hari juga gitu Mas Herry, jawabannya 00.000.000.0-000.000

        Anonymous said:
        February 12, 2014 at 12:56 pm

        Lalu..bisa gak?

        suluhpelaihari responded:
        February 13, 2014 at 2:58 am

        Karyawan yg tidak punya NPWP diisi 00.000.000.0-000.000

        Anonymous said:
        March 13, 2014 at 4:36 am

        Gak Bisa pa, krn NPWP tidak boleh Nol katanya, jd hrs diisi apa ya kalo pegawai yang tidak mempunyai NPWP lebih dari 1 orang

    Lya Ermawati said:
    February 13, 2014 at 2:35 am

    Untuk mengisi Daftar pemotongan pajak ( 1721 I ) utk masa pajak bln berikutnya gmn? apa hrs ngentry manual satu persatu lg? trim’s

      Faishal Al-Batawie said:
      February 13, 2014 at 2:50 am

      Bisa impor kalo pegawai’a banyak. Form untuk laporan otomatis akan muncul dan bs di print.

        suluhpelaihari responded:
        February 13, 2014 at 2:57 am

        Benar pakai fasilitas impor saja, coba cek video tutorial di atas

    Ai Morgani said:
    February 13, 2014 at 5:47 am

    Maaf Pak mau tanya, untuk pelaporan cukup SPT Induk saja kan? Jika Pegawainya hanya 3 orang apakah perlu pelaporan menggunakan csv

      suluhpelaihari responded:
      February 19, 2014 at 1:41 am

      Kalau anda memakai aplikasi eSPT cukup induknya saja yg dicetak, tambah dengan file csv dan SSP jika ada. Apabila hanya 3 pegawai dan Anda menggunakan formulir biasa (bukan e-SPT) harus dilampirkan dengan bukti pemotongannya.

      Terima kasih

    D. Prameswara said:
    February 13, 2014 at 8:49 am

    Barusaja install ESPT yang baru di WIndows XP. Walah susah sekali, mungkin karena tidak ada readme sama sekali ya.
    Setelah coba-coba, Alhamdulillah berhasil. Yang saya lakukan sbb:
    – JANGAN langsung menjalankan setup, karena akan error pada waktu install Crystal Report
    – Install satu-satu mulai dengan : Windows Installer 3.1
    – Install WIC, jika tidak, maka akan error pada waktu install .Net 4, link : http://www.microsoft.com/en-us/download/details.aspx?id=32
    – Install .Net4
    – Install Crystal Report for .Net
    – Install Access database engine (mohon dikoreksi jika salah, tidak harus install Microsoft Access, cukup engine nya saja). Link : http://www.microsoft.com/en-us/download/confirmation.aspx?id=13255#
    – Install ESPT melalui setup.exe

    Asep said:
    February 14, 2014 at 4:47 am

    pak, untuk pengisian form 1721 tidak final, klo semisal yang dibawah PTKP itu kita masukkan dalam format import bagaimana? jadi gak diketik manual di spt induk nya..

    Asep said:
    February 14, 2014 at 4:48 am

    pak, untuk pengisian form 1721 tidak final, klo semisal yang dibawah PTKP itu kita masukkan dalam format import bagaimana? jadi gak diketik manual di spt induk nya.

      suluhpelaihari responded:
      February 19, 2014 at 1:40 am

      Seharusnya bisa. Silakan dicoba dulu

      Terima kasih

    novnov100oval said:
    February 18, 2014 at 7:16 am

    Tanya pak, kalau bulan desember jumlah ssp yg harus disetor bisa dilihat dimana ya? soalnya di video hanya mengisi untuk satu tahun penuh, sedangkan yg bulan desember belum disetor….sedangkan dari januari-november sudah setor

      suluhpelaihari responded:
      February 19, 2014 at 1:39 am

      SSP Desember dilihat berdasarkan jumlah PPh 21 terutang dalam 1 tahun dikurangi yang telah disetor selama Januari-November.

      Terima kasih

        novnov100oval said:
        February 19, 2014 at 3:56 am

        terima kasih pak atas penjelasannya.

        Pada saat mau mencetak muncul error message sperti gambar berikut http://prntscr.com/2ttlt3
        mohon dibantu penyelesaiannya.

        Terima kasih

        suluhpelaihari responded:
        February 21, 2014 at 4:04 am

        Error saat pencetakan biasanya berhubungan dengan instalasi crystal report, jika masih ada masalah lebih lanjut, bisa hubungi AR di KPP tempat bapak terdaftar, mungkin sekalian bawa laptopnya, insyaAllah akan dibantu dengan lebih jelas.

        Terima kasih

    Yati said:
    February 18, 2014 at 9:09 am

    terima kasih banyak pak,sangat membantu……..

      suluhpelaihari responded:
      February 19, 2014 at 1:39 am

      sama-sama

    Rynziana said:
    February 19, 2014 at 2:07 am

    pak, kalau install crystal report yang mana ya kan ada 2 : CRRuntime_32bit_13_0_7 atau CRRuntime_64bit_13_0_7, soalnya masalahnya saya juga tidak bisa cetak induk SPTnya.
    Terimakasih.

      suluhpelaihari responded:
      February 19, 2014 at 5:28 am

      Untuk komputer dgn 32bit pilih CRRuntime_32bit_13_0_7, untuk yg 64 bit install kedua-duanya

      Terima kasih

        Rynziana said:
        February 19, 2014 at 7:41 am

        maaf pak, mau bertanya lagi…, untuk masa Desember yang menggunakan aplikasi e-SPT apakah hanya formulir induk SPTnya + SSP jika ada + file CSV saja yang di lapor (formulir 1721-I satu tahun pajak dan satu masa pajak tidak)? mohon bantuannya, terima kasih.

    Anonymous said:
    February 19, 2014 at 4:17 am

    saya sudah memasukkan no NPWP dan di cek berulang-ulang tetep tidak bisa log in, kenapa ya??

      suluhpelaihari responded:
      February 19, 2014 at 5:26 am

      loginnya
      username: administrator
      password : 123

    Yadi said:
    February 19, 2014 at 4:25 am

    Pak mau tanya, Jika karyawan di bawah 20 org menggunakan SPT biasa, apakah harus dilampirin bukti potongnya? itu bukti potong yg formulir mana ya, jika iya?

      suluhpelaihari responded:
      February 19, 2014 at 5:27 am

      Iya harus dilampirkan bukti potong di Form 1721-I

    dwiii said:
    February 19, 2014 at 6:50 am

    Terimakasih pak sangat membantu sekali…..

      suluhpelaihari responded:
      February 21, 2014 at 3:58 am

      Sama-sama ya Pak

    Anonymous said:
    February 20, 2014 at 2:22 am

    knp saya tidak bisa print formulir 1721 di windows 7 64bit ?

      suluhpelaihari responded:
      February 21, 2014 at 3:58 am

      coba install juga crystall report untuk yg 32bit

    Anonymous said:
    February 20, 2014 at 5:19 am

    pak, tanya doong..
    kenapa pas impor (impor pajak bulanan) data dari csv file, gak bisa ter impor data ( 26 karyawan)?
    ada konfirmasi : impor 0 record berhasil. 26 record gagal. lihat error log….dst.
    mohon penjelasannya..
    terimakasih

      D. Prameswara said:
      February 20, 2014 at 5:44 am

      Kami juga mengalaminya. Probemnya mungkin terletak pada kesalahan pengunaan delimiter. Pastikan menggunakan titik koma. Ada contoh nya.

        suluhpelaihari responded:
        February 21, 2014 at 3:58 am

        cek pengisian tabelnya, biasanya error pas waktu isi di bagian npwp. Untuk memudahkan di format cell, pilih custom, di bagian type ketik 000000000000000 (15 digit)

    Anonymous said:
    February 20, 2014 at 8:55 am

    mohon ijin, share di twitter @KP2KP_MuaraEnim. Thanks

      suluhpelaihari responded:
      February 21, 2014 at 3:56 am

      Silakan Pak

    rido said:
    February 21, 2014 at 3:29 am

    semoga pahala anda di lipat gandakan dan ilmu anda semakin bertambah

      suluhpelaihari responded:
      February 21, 2014 at 3:59 am

      Aamiin Pak Rido

    rido said:
    February 21, 2014 at 9:04 am

    bagaimana cara print form 1721-I dan 1721-IV?
    di KPP tempat saya laporan selain melaporkan softcopy jg harus melaporkan hardcopy beserta lampirannya lengkap.
    apakah hal tersebut benar. karna konsep espt kan salah satunya agar lebih go green. jika begitu lebih baik pakai cara lama.

      suluhpelaihari responded:
      February 24, 2014 at 5:08 am

      Berdasarkan PER-14/PJ/2013, untuk pelaporan yang menggunakan eSPT hanya perlu melampirkan Induk SPT, file csv dan SSP.

      Terima kasih

    dellia said:
    February 24, 2014 at 8:49 am

    bagaimana jika pegawai tetap yang tidak memiliki NPWP??

      suluhpelaihari responded:
      March 19, 2014 at 2:52 am

      diisi aja 00.000.000-0.000

        Novi said:
        March 24, 2014 at 2:17 pm

        perhitungannya tidak bisa 6% tapi 5% utk yg punya npwp saja pakk….bagaimana merubahnya….,,,

    Anonymous said:
    February 25, 2014 at 5:04 am

    jumlah pph terhutang berbeda dengan spt masanya, kenapa y?

      suluhpelaihari responded:
      March 19, 2014 at 2:53 am

      Mohon dicek lagi penghitungannya

    Anonymous said:
    February 27, 2014 at 8:23 am

    Siang pak,

    Mohon bantuannya, saya ingin membuat pembetulan SPT 21 masa jan-nov 2013. Data pembetulan yang akan di import jumlah penerima penghasilan, ph bruto dan pajak terutangnya lebih kecil, namun selalu gagal dan keluar error log – duplicate values. Bagaimana cara import data untuk pembetulan ini? Karena sepertinya data nama orang yang sudah diimport di SPT Normal, tidak bisa diimport di SPT Pembetulan (walah jumlah ph brutonya beda) ataupun nama org yang dihapus di SPT pembetulan, tapi masih muncul setelah proses import.

    Thanks

      suluhpelaihari responded:
      March 19, 2014 at 2:54 am

      Mohon hubungi AR di KPP Anda terdaftar, pertanyaan yang terlalu teknis sulit kami jawab.

      Terima kasih

    Erico said:
    March 3, 2014 at 1:48 am

    Assalamu’alaikum,

    Mohon bantuan :
    1. Pada tab referensi ada Entri Pegawai A2. Ini untuk data pegawai yang bagaimana
    2. Di tempat kami ada beberapa karyawan yang belum memiliki NPWP. Apabila penghasilan mereka masih di-bawah PTKP (tidak ada PPh yang dipotong) apakah data mereka tetap harus di-entri? jika ya, dimana di-entrinya. Lalu untuk karyawan yang belum memiliki NPWP tapi penghasilannya lebih dari PTKP (ada PPh yang dipotong), dimana membuat bukti potongnya.
    Terima kasih.
    Erico

      suluhpelaihari responded:
      March 19, 2014 at 3:02 am

      1. Tab itu tidak usah diisi Pak, biarkan saja
      2. Utk pegawai tetap yg di bawah ptkp gak usah dibuat bukti potongnya. Pengisian bisa dilihat di komen sebelum ini.

    Ilham Maulidan said:
    March 11, 2014 at 2:57 am

    Om mau tanya, ko pas di CSV > Pelaporan SPT gak keluar di pencarian..Saya klik Buat File CSV malah Error :(
    Mohon pencerahan nya OM :(

      suluhpelaihari responded:
      March 19, 2014 at 3:03 am

      Pilih dulu masa pajaknya. Terima kasih

    Hijra said:
    March 12, 2014 at 5:07 am

    Numpang nitip lapak oom,

    Tool impor untuk e-SPT Masa PPh 21 2014

    http://hijrasoft.blogspot.com/p/x2csv-pph21.html

      suluhpelaihari responded:
      March 19, 2014 at 3:03 am

      Woke… terima kasih

    dadang hw said:
    March 12, 2014 at 7:53 am

    Terimakasih om atas petunjuknya
    tapi ada kendala yg saya hadapi “kenapa saat mau buat file CSV tidak bisa?”

      suluhpelaihari responded:
      March 19, 2014 at 3:03 am

      Pilih dulu masa pajaknya

    mahmudi said:
    March 12, 2014 at 7:59 am

    Mau tanya Pak, 1) Kalo lbih bayar tahun 2013 di kompensasikan ke Januari 2014, masih juga lebih bayar, sehingga minus, jadi pada saat buat file csv tidak bisa, bagaimana caranya ?. 2) Kalo pelaporan apa harus datang ke KPP ? karena lokasi jauh ?. Tks.

      suluhpelaihari responded:
      March 19, 2014 at 3:05 am

      Lapor bisa lewat pos tercatat, jangan lupa cd csv-nya.

    nings said:
    March 12, 2014 at 10:54 am

    mau tanya pak, di kompi saya CRRuntime dan DotNetFX40 nya tidak bisa terinstal, sudah dicoba dua duanya, mohon solusi ? tks

      suluhpelaihari responded:
      March 19, 2014 at 3:05 am

      Mungkin ada masalah di windowsnya. Coba hubungi AR di KPP Anda terdaftar

    arust said:
    March 14, 2014 at 11:49 am

    Mihon bantuan pa..untuk laporan februari 14 pas mau isi npwp pegawai tetap ko muncul pesan npwp tidak valid? Pdahal bulan januari 14 normal?

      suluhpelaihari responded:
      March 19, 2014 at 3:07 am

      Cek lagi deh mas. Kalau menggunakan impor file coba formatnya disesuaikan.

    Anonymous said:
    March 15, 2014 at 2:19 am

    mohon panduan’y pak, knpa pas saya mo isi no npwp di daftar pemotongan pajak – satu masa pajak, disitu tertulis NPWP TIDAK VALID..padahal pada bulan sebelum’y itu sdh oke semua. terima kasih

    braja said:
    March 18, 2014 at 4:07 am

    Pak. sya mw tanya, ketika sudah berhasil masuk login dengan administrator, kemudian suruh memasukan no NPWP, setelah memasukan muncul error. ” anda harus memasukan 15 digit no npwp” pdhl sudah bener nomornya, kira-kira apanya yg salah yah pak,

      suluhpelaihari responded:
      March 19, 2014 at 3:08 am

      cek lagi nomor NPWP-nya, kalau masih gak bisa mungkin bisa menghubungi KPP terdekat, mungkin NPWP Anda belum divalidasi.

    haris said:
    March 18, 2014 at 6:36 am

    pak..setelah mengisi perincian pemotongan pph 21 cara melihat rekapitulasi pemotongan pph 21 dimana? dan cara ngeprintnya gimana?

      suluhpelaihari responded:
      March 19, 2014 at 3:11 am

      Bisa dilihat di daftar pemotongan pak, memang tidak bisa dicetak

    wahdi said:
    March 19, 2014 at 12:56 am

    mau tanya pak, pas mau buat file csv nya keluar pesan error… kl di klick continyu katanya bisa.. di ignore jg msh ga bisa. gmn pak solusinya…

      suluhpelaihari responded:
      March 19, 2014 at 3:11 am

      Pilih masa pajaknya dulu mas

    faizal said:
    March 23, 2014 at 7:05 pm

    boleh tanya ya pak… klo guru PNS untuk membuat laporannya SATU MASA PAJAK atau SATU TAHUN PAJAK,,, mhon penjelasannya. trims

    Novi said:
    March 24, 2014 at 2:28 pm

    Mohon Pencerahannya pa,,
    untuk karyawan tidak tetap,tidak memiliki npwp…di isi kosong,,
    masalahnya setelah NPWP Diisi kosong,NAMA,ALAMAT,,..dan di bawah itu ada keterangan kode untuk pegawai tidak tetap ,,
    tidak memiliki npwp,,, tetapi tabnya tidak berfungsi untuk penggantian PERSENTASE kena pajak..

    Tommy said:
    March 25, 2014 at 6:50 am

    Mau tanya dong bagaimana cara masukin beberapa pegawai tetap yang belum mempunyai npwp tetapi diatas ptkp.

    makasih

    Abi said:
    March 25, 2014 at 1:01 pm

    Mau tanya pak, kenapa hasil inputan e-spt 1721-I Desember tahunan tidak muncul di e-spt induk pph pasal 21.
    Terima kasih.

    Salam,
    Hadi

      Abi said:
      March 25, 2014 at 1:09 pm

      Maksud saya e-spt 1721-I yang sudah di “simpan” tindak mucul di e-spt induk 1721. Kalau 1721-I yang bulanan bisa langsung muncul di SPT Induk 1721.
      Terima kasih.

      Salam,
      Hadi

    bejo said:
    March 26, 2014 at 3:01 am

    kalo pajak bumi dan bangunan bisa dilakukan pembayaran secara online juga?

    arif said:
    April 4, 2014 at 4:16 am

    Pak mau tanya, pada saat input bukti potong tidak final pas mau di save knp tidak bisa ya? Info nya : operatio must use an updateable query ( tidak dapat menyimpan bukti potong

    Bagus Swara said:
    April 7, 2014 at 4:45 am

    Pa mohon bantuanya u/pajak tahunan desember di mana kita harus input data karyawan tetap dan karyawan tidak tetap.
    Sebab di video yang Bapak upload kayanya kuarng lengkap/terpotong……..Thx sebelumnya

    andra aksari said:
    April 11, 2014 at 3:39 am

    pak.. gimana ya buat loader (csv) karena sebelumnya saya mengerjakannya di excel lalu di copy data ke csv. tapi sering sekali terjadi kesalahan

    widy suhaidy said:
    April 14, 2014 at 4:06 am

    Terdapat error pada gambar 1 sewaktu saya memilih daftar pemotongan pajak (1721-I) > Satu Masa Pajak.
    error invalidArgument=Value Of “-1″ is not valid for start,
    error yang sama juga terjadi jika saya mau mengubah maupun menambahkan data baru di Satu Masa Pajak.

    jaka arief said:
    May 7, 2014 at 11:48 am

    om espt yg file 6 nya corrupt tuh ,dari server pajak go id nya jg error ,kalo bisa minta dong om via email file espt nya

    eva said:
    June 3, 2014 at 2:54 pm

    Pak, mau tanya dg waktu saya mau patch up espt nya kok ga bisa yah? Jadi keluar error ketika mau save bukti pembayaran ssp? Harus diapakan lagi ya pak? Saya uda klik patch up smp berkali2 masih tetap sama aja, ga ada yg berubah. Tks

    Anonymous said:
    June 7, 2014 at 4:35 am

    pak mau tanya , sebelumnya sy sudah mendaftar dgn NPWP perusahaan xx.xxx.xxx.x-541.000 , tp pada januari lalu pindah KPP shingga NPWP harus ganti jg . caranya gimana ya pak supaya bisa ganti menjadi xx.xxx.xxx.x-542.001 ?? apa harus instal ulang aplikasi pak ? Nuwun

    kadal ijo said:
    June 10, 2014 at 12:04 pm

    dari beberapa pasal ada yang salain pasal 21 ada gak gan

    Rahadian said:
    June 20, 2014 at 2:42 am

    pak saya mau tanya, saya instal e-spt masa ver 2.1 di win 8 64 But, tetapi tidak bisa cetak SPT induk, solusinya gimana ya pak ?

    Anonymous said:
    September 10, 2014 at 6:52 am

    pak, bagaimana kalau laporan bulananya telat dan tidak bisa di input lagi di program e-spt nya pak, tlng bantuannya pak

    listiana (@listiana31) said:
    September 10, 2014 at 7:05 am

    pak, bagaimana cara mengisi laporan di e-spt bulanan yang sudah terlambat masa laporan nya pak ? karena pas saya mau input data laporan pajak bulanan kmi, sudah tidak bisa karena sudah lewat masa laporan, bagaimana solusinya, terima kasih bantuannya pak

    fernandes said:
    September 26, 2014 at 6:37 am

    pak, saya mau tanya pada saat menyimpan laporan dalam bentuk csv untuk dilaporkan ke kpp yang muncul hanya deretan huruf-huruf aja. permasalahannya apa ea minta penjelasannya maksih pak. salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s